Jumat, 20 Juli 2018

SPO (Standar Prosudur Operasional )CLEANING SERVICE






RS. LANGIT GOLDEN MEDIKA
STANDART KEBERSIHAN CLEANING SERVICE RS. LANGIT GOLDEN MEDIKA

No. Dokumen

No. Revisi
01
Halaman
1/1



Tanggal Terbit
Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

PROSEDUR TETAP


PENGERTIAN
Standart kebersihan cleaning service adalah standart kebersihan minimal yang harus dilaksanakan oleh CS dilingkungan RS Langit Golden Medika secara tertib dan berkesinambungan.




TUJUAN
1.        Agar CS dapat menjalankan tugas & tanggung jawab kebersihan
diseluruh lingkungan rumah sakit khususnya,baik ruangan rawat inap dan rawat jalan dan ruangan lainnya setiap hari, baik pagi, siang, sore atau malam.
2.        Agar CS dapat memelihara & menjaga ketertiban kebersihan dilingkungan rumah sakit, supaya kelihatan asri, bersih, sehat dan indah.


KEBIJAKAN
Berdasarkan   Surat   Keputusan   Direktur   RS.  Langit Golden Medika  No.
                  Tentang      Pelayanan     House Keeping.












PROSEDUR
1.        LANGIT-LANGIT : harus bersih, bebas dari sarang laba-laba
2.        DINDING RUANGAN : bersih, bebas dari lumut dan kerak.
3.        LANTAI : harus bersih bebas debu dan kotoran ,bebas dari kuman, tidak licin, bebas dari lumut dan kerak.
4.        KACA CENDELA : harus bersih, mengkilap tidak ada kotoran dan kusam.
5.        DAUN PINTU & KUSEN : bersih, tidak ada kotoran, plitur masih mengkilap.
6.        MEUBELER : bersih tidak berdebu, tidak bernoda dan kotor, bebas dari sentuhan tangan/ benda lain
7.        KLOSED : dalam keadaan bersih, tidak ada kotoran dalam lubang, tidak berbau, bebas lumut dan kerak.
8.        BAK MANDI : bersih, tidak berlumut, tidak bernoda, tidak ada endapan didalam bak air.
9.        LANTAI KM, WC, SPOELHOCK : bersih, tidak licin, bebas kotoran, bebas lumut dan kerak.
10.     KM/WC : bersih, tidak berbau, harum dan segar.
11.     DINDING BAK AIR : bersih, tidak bernoda, bebas lumut dn kerak.
12.     STEINLIST         STEEL/PEGANGAN     TANGAN    :    bersih, mengkilap, tidak berkarat.
13.     WASTAFEL : bersih, tidak berbau, tidak buntu.
14.     SHOWER AIR PANAS & DINGIN : bersih, tidak berkerak.
15.     RUANGAN-RUANGAN : bersih, bebas dari kotoran basah ( contoh bekas ceceran air ).

UNIT TERKAIT
Bagian rumah tangga, house keeping, pemeliharaan sarana, cleaning service.










RS. LANGIT GOLDEN MEDIKA

PROSEDUR PELAYANAN STERILISASI SENTRAL (CCSD)


No.Dukumen

SOP/            / RS.LGM-SRL

No. Revisi

Halaman

1/1




SPO

Tanggal Terbit


Ditetapkan
Direktur





Sekta Desimaya, SE,Akt

PENGERTIAN
Pelayanan Sterilisasi Central adalah
TUJUAN
Sebagai acuan untuk menerapkan langkah-langkah pelayanan sterilisasi central.
KEBIJAKAN
Semua sterilisasi harus dilakukan di CCSD.







MENYAPU LANTAI (SWEEPING)

No. Dokumen
No. Revisi 0
   Halaman 1/2



Tanggal Terbit
Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

PENGERTIAN
Adallah Suatu proses pembersihan lantai dengan menggunakan sapu dan dustpan.

TUJUAN
Agar supaya lantai menjadi bersih dari debu dan kotoran


KEBIJAKAN
Pelayanan  harus  selalu  berorientasi  pada mutu dan keselamatan  pasien. (
Sesuai Dengan SK Direktur RS.). Tentang kebijakan pelayanan RS











PROSEDUR
Persiapan:
1. Sapu (Broom), bertangkai panjang agar saat mengerjakan
    tidak membungkuk.
2. Serokan (Dustpan)
3. Tempat sampah (Garbage)

Pelaksanaan :
1.        Usahakan agar ruangan  yang akan disapu tidak banyak perlengkapannya yang dapat menghalangi teknik pembersihan antara lain cara meletakkan kursi – 2 diatas meja dengan posisi terbalik (khusus ruang aula seruni)
2.        Mulai menyapu dari sudut terjauh dari pintu masuk
3.        Peganglah sapu dengan tangan kanan dan sodo (dustpan) dengan tangan kiri
4.        Kumpulkan sampah dan debu ke dalam dustpan
5.        Lanjutkan menyapu sehingga keseluruh ruangan atau lantai bersih dari debu dan sampah
6.        Perhatikan tempat – tempat tersembunyi /”hidden places” seperti : dibalik pintu, disudut ruangan dan sebagainya
7.        Jika pekerjaan telah selesai, bersihkan sapu dengan cara mengibaskan di atas bak sampah, agar kotoran/debu lepas dari bulu-bulu sapu
8.        Sampah atau debu yang dikumpulkan pada “dustpan” di buang kedalam tempat-tempat sampah atau garbage
9.        Bersihkan dustpan dengan lap, bila perlu dicuci dengan air dan sabun cair
10.     Gudangkan semua alat –2 pembersih dengan benar, yakni dalam kondisi bersih, kering dan teratur.












MEMBERSIHKAN KAMAR YANG ADA PASIEN


   No. Dokumen
     No. Revisi 0
     Halaman 1/2



Tanggal Terbit
Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

PENGERTIAN
Proses pembersihan yang dilakukan oleh petugas cleaning service atas segala barang-barang yang ada di rangan tersebut.

TUJUAN
Agar ruangan menjadi bersih.
Ruangan menjadi rapi, indah nyaman dan serasi.



KEBIJAKAN
-         Tidak timbul bau dan kotor
-         Kamar pasien menjadi bersih dan harum
-         Tidak menjadi sumber infeksi.












PROSEDUR
Persiapan:
1.             Trolley lengkap
2.            Sapu
3.            Dustfan
4.            Lap umum kotak – kotak 2 pcs
5.            Ember sedang
6.            Glass cleaner
7.            Sikat
8.            Desinfectan 1 : 100
9.            Teppol ( sabun cair ) 1 : 10
10.         Sign ( tanda hati – hati ).

Pelaksanaan :
Cleaning service
  Cara Kerja  :
1.             Ketuk pintu lalu beri salam
2.            Lihat sekeliling ruangan searah jarum jam ( untuk mengecek 
            
barang yang ada / rusak yang ada dalam  ruangan  ).
3.            Buka gordyn jendela dan penyekat pasien.
4.            Matikan AC ( untuk menghindari debu berterbangan saat
            
disapu ).
5.            Lap debu-debu bagian atas bed pasien, lampu dsb dengan
            
menggunakan Lysol 1 : 100 dengan lap kering dan basah.
6.            Rapikan barang-barang pasien yang ada diruangan sehingga
            
terlihat rapi
7.            Lap kaca-kaca jendela dan pintu dengan menggunakan
            
serbetdan glass cleaner 









KEBERSIHAN DAN PENATAAN TAMAN

   No. Dokumen
  No. Revisi 0
   Halaman 1/2



Tanggal Terbit
Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

PENGERTIAN
Adalah proses kebersihan  seluruh area halaman depan maupun belakang rumah sakit  dengan menggunakan peralatan dan bahan agar  terpelihara kebersihan penataan taman yang asri dan bersih

TUJUAN
 Menjaga  agar halaman tetap bersih, elok dipandang, rumput   dan tanaman terawat  indah sesuai standar kebersihannya


KEBIJAKAN
Lin  lingkungan rumah sakit Tidak  kotor
-         Halaman menjadi bersih dan elok dipandang
-         Tidak menjadi sumber infeksi.












PROSEDUR
Persiapan:
1.             Sapu lidi
2.            Serokan
3.            Troly sampah
4.            Tempat sampah / tong sampah besar
5.            Cangkul / pacul
6.            Sekop
7.            Linggis
8.            Masker
9.            Kaus tangan
10.         Sepatu boat.

Pelaksanaan :
 Petugas kebersihan ( Cleaning service bagian taman)
  Cara Kerja  :
  1. Penataan Taman
a.    Dilakukan pemangkasan rumput setiap seminggu sekali diseluruh areal luar rs.
b.    Areal depan dan belakang dibuatkan taman dan di tata sedemikian rupa sehingga terlihat elok dan rapih.
c.    Dibuatkan bedengan untuk  penanaman bunga maupun pohon pelindung  
d.    Dilakukan penyiraman setiap hari agar tanaman dapat hidup dengan baik
  1. Kebersihan taman
a.    Sebelum melaksanakan pekerjaan petigas cleaning service
b.    Sapu semua Halaman dari depan hingga belakang sekitar lingkungan RS









FOOGING RUANGAN

  No. Dokumen
   No. Revisi 0
  Halaman 1/2



Tanggal Terbit
Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

PENGERTIAN
Suatu tindakan yang dilakukan untuk mensterilkan ruangan dengan menggunakan alat fooging dan bahan desinfectan yang terlebih dahulu dilakukan pemolesan lantai

TUJUAN
 * Agar ruangan terbebas dari kuman
 * Ruangan menjadi bersih, rapi dan nyaman



KEBIJAKAN
Bed,almari,lantai,gordin dan alat-alat yang berada di ruangan yang di fooging terbebas dari kuman dan bersih











PROSEDUR
Persiapan:
1.            Mesin fooging
2.            Microzid liquid 1 liter ( dengan luas ruangan 26 M )
3.            Trolly kebersihan
4.            Masker
5.            Linen sebanyak satu ( 1 ) set
6.            Glass cleaner
7.            Cloth / serbet 2 pcs
8.            Desinfectan 1 : 100
9.            Mesin buffing
10.         Bahan pengkilat vinyl
11.         Gordyn 1 set
12.         Gloves
Pelaksanaan :
 House keeping / Cleaning services
  Cara Kerja  :
1.        Gunakan sarung tangan dan masker
2.        Lepaskan gordyn dari tempatnya
3.        Lepaskan linen-linen kotor yang ada di bed
4.        Masukkan linen-linen & gordyn kedalam trolly linen kotor
5.        Bersihkan bed, dinding kayu / tembok dengan menggunakan Lysol 1 : 100
6.        Lap debu-debu bagaian atas bed pasien, TV dan lampu-lampu dengan menggunakan
           
Lysol 1 : 100
7.        Lap debu-debu almari yang ada diruangan tersebut dengan menggunakan serbet 2
           
buah dan Lysol 1 : 100
8.        Gunakan furniture foolish untuk mengkilapkan meja-meja tersebut
9.        Lap kaca-kaca jendela dan pintu dengan menggunakan serbet dan glass cleaner
10.     Lakukan verbedden lengkap dan pasang gordyn yang bersih
11.     Polish lantai sesuai dengan SOP
12.     Bersihkan kamar mandi sesuai dengan SOP
13.     Lakukan fooging









PEMBERSIHAN WASTAFEL


   No. Dokumen
  No. Revisi 0
    Halaman 1/2



Tanggal Terbit
Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL

PENGERTIAN
Proses pembresihan tempat cuci tangan dengan menggunakan tapas dan desinfectan

TUJUAN
Menjaga kebersihan wastafel dari kuman-kuman
Agar wastafel tetap terpelihara dan awet



KEBIJAKAN
Wastafel harus bersih











PROSEDUR
Persiapan:
        Sabun ( tepol 1 : 10 )
  Air
        Desinfectan 1 : 10
        Glass cleaner
Ember kecil / Buckiet


Tidak ada komentar:

Posting Komentar