RS. LANGIT GOLDEN
MEDIKA
|
STANDART KEBERSIHAN
CLEANING SERVICE RS. LANGIT GOLDEN MEDIKA
|
||||||
No. Dokumen
|
No. Revisi
01
|
Halaman
1/1
|
|||||
Tanggal
Terbit
|
Ditetapkan oleh,
Direktur
Sekta Desimaya, SE.Akt
|
||||||
PROSEDUR TETAP
|
|||||||
PENGERTIAN
|
Standart kebersihan cleaning service adalah standart kebersihan
minimal yang harus dilaksanakan oleh CS dilingkungan RS Langit Golden Medika secara tertib dan
berkesinambungan.
|
||||||
TUJUAN
|
1.
Agar CS dapat
menjalankan tugas &
tanggung jawab kebersihan
diseluruh lingkungan rumah
sakit khususnya,baik ruangan
rawat inap dan rawat jalan dan ruangan lainnya setiap hari, baik pagi,
siang, sore atau malam.
2.
Agar CS dapat memelihara & menjaga
ketertiban kebersihan dilingkungan rumah sakit,
supaya kelihatan asri,
bersih, sehat dan indah.
|
||||||
KEBIJAKAN
|
Berdasarkan Surat Keputusan
Direktur RS. Langit Golden Medika No.
Tentang Pelayanan House
Keeping.
|
||||||
PROSEDUR
|
1.
LANGIT-LANGIT : harus
bersih, bebas dari
sarang laba-laba
2.
DINDING RUANGAN : bersih, bebas
dari lumut dan kerak.
3.
LANTAI : harus bersih bebas debu dan kotoran ,bebas dari kuman, tidak
licin, bebas dari
lumut dan kerak.
4.
KACA CENDELA : harus bersih, mengkilap tidak
ada kotoran dan kusam.
5.
DAUN PINTU & KUSEN : bersih, tidak ada
kotoran, plitur masih mengkilap.
6.
MEUBELER : bersih tidak berdebu, tidak bernoda
dan kotor, bebas dari sentuhan tangan/ benda lain
7.
KLOSED : dalam keadaan bersih, tidak ada
kotoran dalam lubang, tidak berbau, bebas lumut dan
kerak.
8.
BAK MANDI : bersih, tidak
berlumut, tidak bernoda, tidak ada endapan didalam bak air.
9.
LANTAI KM, WC, SPOELHOCK : bersih, tidak
licin, bebas kotoran, bebas lumut
dan kerak.
10. KM/WC :
bersih, tidak berbau, harum dan segar.
11. DINDING BAK AIR :
bersih, tidak bernoda, bebas lumut dn kerak.
12.
STEINLIST STEEL/PEGANGAN TANGAN : bersih, mengkilap, tidak
berkarat.
13. WASTAFEL : bersih, tidak
berbau, tidak buntu.
14. SHOWER AIR PANAS &
DINGIN : bersih, tidak berkerak.
15. RUANGAN-RUANGAN :
bersih, bebas dari
kotoran basah ( contoh
bekas ceceran air
).
|
||||||
UNIT TERKAIT
|
Bagian rumah
tangga, house keeping, pemeliharaan sarana, cleaning service.
|
||||||
RS. LANGIT GOLDEN
MEDIKA
|
PROSEDUR PELAYANAN STERILISASI
SENTRAL (CCSD)
|
|||||
No.Dukumen
SOP/ / RS.LGM-SRL
|
No. Revisi
|
Halaman
1/1
|
||||
SPO
|
Tanggal Terbit
|
Ditetapkan
Direktur
Sekta Desimaya,
SE,Akt
|
||||
PENGERTIAN
|
Pelayanan
Sterilisasi Central adalah
|
|||||
TUJUAN
|
Sebagai
acuan untuk menerapkan langkah-langkah pelayanan sterilisasi central.
|
|||||
KEBIJAKAN
|
Semua
sterilisasi harus dilakukan di CCSD.
|
|||||
MENYAPU LANTAI (SWEEPING)
|
|||||||
No. Dokumen
|
No. Revisi 0
|
Halaman 1/2
|
|||||
Tanggal Terbit
|
Ditetapkan oleh,
Direktur
Sekta Desimaya, SE.Akt
|
||||||
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
|
|||||||
PENGERTIAN
|
Adallah Suatu proses pembersihan lantai dengan
menggunakan sapu dan dustpan.
|
||||||
TUJUAN
|
Agar supaya lantai menjadi
bersih dari debu dan kotoran
|
||||||
KEBIJAKAN
|
Pelayanan harus selalu berorientasi pada mutu
dan keselamatan pasien. (
Sesuai Dengan SK Direktur RS.). Tentang kebijakan pelayanan RS
|
||||||
PROSEDUR
|
Persiapan:
1. Sapu (Broom), bertangkai panjang agar saat mengerjakan
tidak membungkuk.
2. Serokan (Dustpan)
3. Tempat sampah (Garbage)
Pelaksanaan :
1.
Usahakan agar
ruangan yang akan disapu tidak banyak perlengkapannya yang dapat
menghalangi teknik pembersihan antara lain cara meletakkan kursi – 2 diatas
meja dengan posisi terbalik (khusus ruang aula seruni)
2.
Mulai menyapu
dari sudut terjauh dari pintu masuk
3.
Peganglah sapu
dengan tangan kanan dan sodo (dustpan) dengan tangan kiri
4.
Kumpulkan sampah
dan debu ke dalam dustpan
5.
Lanjutkan
menyapu sehingga keseluruh ruangan atau lantai bersih dari debu dan sampah
6.
Perhatikan
tempat – tempat tersembunyi /”hidden places” seperti : dibalik pintu, disudut
ruangan dan sebagainya
7.
Jika pekerjaan
telah selesai, bersihkan sapu dengan cara mengibaskan di atas bak sampah,
agar kotoran/debu lepas dari bulu-bulu sapu
8.
Sampah atau debu
yang dikumpulkan pada “dustpan” di buang kedalam tempat-tempat sampah atau
garbage
9.
Bersihkan
dustpan dengan lap, bila perlu dicuci dengan air dan sabun cair
10. Gudangkan semua alat –2 pembersih dengan benar,
yakni dalam kondisi bersih, kering dan teratur.
|
||||||
MEMBERSIHKAN KAMAR YANG ADA
PASIEN
|
|||||||
No. Dokumen
|
No. Revisi 0
|
Halaman 1/2
|
|||||
Tanggal Terbit
|
Ditetapkan oleh,
Direktur
Sekta Desimaya, SE.Akt
|
||||||
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
|
|||||||
PENGERTIAN
|
Proses pembersihan yang
dilakukan oleh petugas cleaning service atas segala barang-barang yang ada di
rangan tersebut.
|
||||||
TUJUAN
|
Agar ruangan menjadi bersih.
Ruangan menjadi rapi, indah
nyaman dan serasi.
|
||||||
KEBIJAKAN
|
- Tidak timbul bau
dan kotor
- Kamar pasien menjadi bersih dan harum
- Tidak menjadi
sumber infeksi.
|
||||||
PROSEDUR
|
Persiapan:
1.
Trolley lengkap
2.
Sapu
3.
Dustfan
4.
Lap umum kotak –
kotak 2 pcs
5.
Ember sedang
6.
Glass cleaner
7.
Sikat
8.
Desinfectan 1 : 100
9.
Teppol ( sabun cair
) 1 : 10
10.
Sign ( tanda hati – hati ).
Pelaksanaan :
Cleaning
service
Cara Kerja :
1.
Ketuk pintu lalu beri salam
2.
Lihat sekeliling
ruangan searah jarum jam ( untuk mengecek
barang yang ada / rusak yang ada dalam ruangan ).
3.
Buka gordyn
jendela dan penyekat pasien.
4.
Matikan AC (
untuk menghindari debu berterbangan saat
disapu ).
5.
Lap debu-debu
bagian atas bed pasien, lampu dsb dengan
menggunakan Lysol 1 : 100 dengan lap kering dan basah.
6.
Rapikan
barang-barang pasien yang ada diruangan sehingga
terlihat rapi
7.
Lap kaca-kaca
jendela dan pintu dengan menggunakan
serbetdan glass cleaner |
||||||
KEBERSIHAN DAN PENATAAN TAMAN
|
|||||||
No. Dokumen
|
No. Revisi 0
|
Halaman 1/2
|
|||||
Tanggal Terbit
|
Ditetapkan oleh,
Direktur
Sekta Desimaya, SE.Akt
|
||||||
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
|
|||||||
PENGERTIAN
|
Adalah proses
kebersihan seluruh area halaman depan maupun belakang rumah sakit
dengan menggunakan peralatan dan bahan agar terpelihara kebersihan
penataan taman yang asri dan bersih
|
||||||
TUJUAN
|
Menjaga agar
halaman tetap bersih, elok dipandang, rumput dan tanaman
terawat indah sesuai standar kebersihannya
|
||||||
KEBIJAKAN
|
Lin lingkungan rumah sakit Tidak kotor
- Halaman menjadi
bersih dan elok dipandang
- Tidak menjadi
sumber infeksi.
|
||||||
PROSEDUR
|
Persiapan:
1.
Sapu lidi
2.
Serokan
3.
Troly sampah
4.
Tempat sampah /
tong sampah besar
5.
Cangkul / pacul
6.
Sekop
7.
Linggis
8.
Masker
9.
Kaus tangan
10.
Sepatu boat.
Pelaksanaan :
Petugas
kebersihan ( Cleaning service bagian taman)
Cara Kerja :
a. Dilakukan pemangkasan rumput setiap seminggu sekali diseluruh areal luar
rs.
b. Areal depan dan belakang dibuatkan taman dan di tata sedemikian rupa
sehingga terlihat elok dan rapih.
c. Dibuatkan bedengan untuk penanaman bunga maupun pohon pelindung
d. Dilakukan penyiraman setiap hari agar tanaman dapat hidup dengan baik
a. Sebelum melaksanakan pekerjaan petigas cleaning
service
b. Sapu semua Halaman dari depan hingga belakang sekitar lingkungan RS
|
||||||
FOOGING RUANGAN
|
|||||||
No. Dokumen
|
No. Revisi 0
|
Halaman 1/2
|
|||||
Tanggal Terbit
|
Ditetapkan oleh,
Direktur
Sekta Desimaya, SE.Akt
|
||||||
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
|
|||||||
PENGERTIAN
|
Suatu tindakan yang
dilakukan untuk mensterilkan ruangan dengan menggunakan alat fooging dan
bahan desinfectan yang terlebih dahulu dilakukan pemolesan lantai
|
||||||
TUJUAN
|
* Agar ruangan
terbebas dari kuman
* Ruangan menjadi bersih,
rapi dan nyaman
|
||||||
KEBIJAKAN
|
Bed,almari,lantai,gordin dan alat-alat yang
berada di ruangan yang di fooging terbebas dari kuman dan bersih
|
||||||
PROSEDUR
|
Persiapan:
1.
Mesin fooging
2.
Microzid liquid
1 liter ( dengan luas ruangan 26 M )
3.
Trolly
kebersihan
4.
Masker
5.
Linen sebanyak
satu ( 1 ) set
6.
Glass cleaner
7.
Cloth / serbet 2
pcs
8.
Desinfectan 1 :
100
9.
Mesin buffing
10.
Bahan pengkilat
vinyl
11.
Gordyn 1 set
12.
Gloves
Pelaksanaan :
House
keeping / Cleaning services
Cara Kerja :
1.
Gunakan sarung
tangan dan masker
2.
Lepaskan gordyn
dari tempatnya
3.
Lepaskan
linen-linen kotor yang ada di bed
4.
Masukkan
linen-linen & gordyn kedalam trolly linen kotor
5.
Bersihkan bed,
dinding kayu / tembok dengan menggunakan Lysol 1 : 100
6.
Lap debu-debu
bagaian atas bed pasien, TV dan lampu-lampu dengan menggunakan
Lysol 1 : 100
7.
Lap debu-debu
almari yang ada diruangan tersebut dengan menggunakan serbet 2
buah dan Lysol 1 : 100
8.
Gunakan
furniture foolish untuk mengkilapkan meja-meja tersebut
9.
Lap kaca-kaca
jendela dan pintu dengan menggunakan serbet dan glass cleaner
10. Lakukan verbedden lengkap dan pasang gordyn yang
bersih
11. Polish lantai sesuai dengan SOP
12. Bersihkan kamar mandi sesuai dengan SOP
13. Lakukan fooging
|
||||||
PEMBERSIHAN WASTAFEL
|
|||||||
No. Dokumen
|
No. Revisi 0
|
Halaman 1/2
|
|||||
Tanggal Terbit
|
Ditetapkan oleh,
Direktur
Sekta Desimaya, SE.Akt
|
||||||
STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL
|
|||||||
PENGERTIAN
|
Proses pembresihan tempat
cuci tangan dengan menggunakan tapas dan desinfectan
|
||||||
TUJUAN
|
Menjaga kebersihan wastafel dari kuman-kuman
Agar wastafel tetap terpelihara dan awet
|
||||||
KEBIJAKAN
|
Wastafel harus bersih
|
||||||
PROSEDUR
|
Persiapan:
Sabun ( tepol 1 : 10 )
Air
Desinfectan 1 : 10
Glass cleaner
Ember kecil / Buckiet
|
||||||
Tidak ada komentar:
Posting Komentar