Jumat, 20 Juli 2018

SPO (Standar Prosudur Operasional ) Pelayan Laboratarium







PENYERAHAN HASIL LABORATORIUM

No Dokumen

No. Revisi
0
Halaman
1/1




Tanggal


Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

STANDAR
PROSEDUR OPERASIONAL

PENGERTIAN
Penyerahan  hasil  laboratorium  adalah  tata  cara  penyerahan  hasil
pemeriksaan laboratorium kepada petugas rawat inap / perawat.

TUJUAN
Agar hasil laboratorium dapat diserahkan kepada petugas / perawat
dengan cepat, cermat dan benar.


KEBIJAKAN
Berdasarkan Kebijakan Direktur RS. L G M
ü  Pelayanan Laboratorium
ü  Keselamatan pasien





PROSEDUR
1.        Tulis data pasien yang hasil pemeriksaan laboratoriumnya    akan
diserahkan kepada perawat / bagian terkait di buku expedisi penyerahan hasil.
2.        Cek lembaran apakah tanda tangan analis dan / dokter sudah ada.
a.        Bila belum ada mintakan tanda tangan analis yang mengerjakan dan atau dokter.
3.        Bawa lembaran hasil ke ruangan / bagian terkait.
4.        Serahkan kepada perawat di bagian terkait.
5.        Perawat bagian terkait harus menulis jam hasil diterima dan membubuhkan tanda tangan di buku ekspedisi.

UNIT TERKAIT
Instalasi Rawat Inap, Instalasi Gawat Darurat Dan Instalasi Rawat Jalan.







PEMERIKSAAN LABORAT YANG DIRUJUK

No Dokumen
03.01.03
No. Revisi
01
Halaman
1/1




Tanggal Terbit

Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

STANDAR
PROSEDUR OPERASIONAL

PENGERTIAN
Pemeriksaan yang dirujuk adalah pemeriksaan laboratorium yang tidak
dapat dikerjakan di laboratoriumlangit golden medika.

TUJUAN
Supaya pemeriksaan laboratorium yang dimintakan oleh dokter dapat
terpenuhi dengan baik.

KEBIJAKAN
Berdasarkan Kebijakan Direktur RS. Langit golden medika tentang   Pelayanan
Laboratorium.














PROSEDUR
1.        Mengisi formulir permintaan pemeriksaan ke laboratorium rujukan
secara lengkap meliputi :
a.        Tanggal permintaan.
b.        Jam pengambilan spesimen.
c.        Identitas pasien.
d.        Keterangan klinik.
e.        Jenis permintaan pemeriksaan yang dikirim.
2.        Kemas spesimen pada wadah pengiriman sesuai dengan jenis dan jumlah yang diperlukan.
3.        Beri label identitas nama dan jenis pemeriksaan pada spesimen.
4.        Tulis pada buku ekspedisi :
a.        Tanggal pengiriman.
b.        Nama pasien.
c.        Alamat / ruang.
d.        No. Register.
e.        Jenis pemeriksaan.
5.        Dikirim ke laboratorium rujukan.

Syarat pengiriman :
1.        Spesimen yang akan dikirim ke Laboratorium lain sebaiknya dikirim dalam bentuk yang relatif stabil.
2.        Waktu pengiriman tidak melampaui masa stabilitas spesimen atau sesegera mungkin.
3.        Kemasan harus memenuhi syarat keamanan kerja laboratorium termasuk pemberian label yang bertuliskan “BAHAN PEMERIKSAAN INFEKSIUS” atau “BAHAN PEMERIKSAAN BERBAHAYA”.
4.        Suhu pengiriman harus memenuhi syarat.
5.        Menggunakan media transport untuk pemeriksaan  mikrobiologi.



UNIT TERKAIT
Instalasi Rawat Inap.
Instalasi Gawat Darurat. Instalasi Rawat Jalan.
Bagian Keuangan.
Bagian Transportasi (Kurir).








PEMBUATAN HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIUM

No Dokumen

No. Revisi
0
Halaman
1/2




Tanggal Terbit
Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt


STANDAR
PROSEDUR OPERASIONAL


PENGERTIAN
Pembuatan        hasil        pemeriksaan        laboratorium         adalah
penulisan/pengetikan hasil pemeriksaan laboratorium didalam lembar hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas instalasi laboratorium atas dasar permintaan pemeriksaan dari dokter/pasien.


TUJUAN
1.        Tidak    ada     kesalahan       penulisan/pengetikan         hasil     pemeriksaan
laboratorium.
2.        Hasil dapat diterima oleh dokter pengirim / pasien dalam keadaan benar.


KEBIJAKAN
Surat       Keputusan       Direktur       RS.       Langit golden medika                No.
02/01/VIII/SK_DIR_Keb/      2012   Tentang    Kebijakan   Pelayanan Instalasi Laboratorium.















PROSEDUR
1.        Hasil yang keluar dari alat/hasil manual dari analisis ditulis tangan di
lembar permintaan pemeriksaan laboratorium oleh analisis yang mengerjakan tes.
2.        Lembar permintaan kemudian diserahkan ke petugas administrasi/analis yang bertugas administrasi.
3.        Petugas administrasi/analis yang bertugas administrasi mengetik identitas pasien pada lembar hasil yang ada di komputer, meliputi :
a.        No klinik.
b.        Nama.
c.        Usia.
d.        Tanggal.
e.        Asal pasien.
4.        Petugas administrasi / analis yang bertugas administrasi mengetik hasil yang tertulis pada lembar permintaan kedalam lembar hasil yang ada di komputer.
5.        Kirimkan hasil melalui program expertise online untuk diexpertisi oleh Sp.PK.
6.        Hasil dari komputer diprint oleh petugas administrasi / analis yang bertugas administrasi.
7.        Hasil yang telah diprint diserahkan kembali ke analis yang mengerjakan tes untuk dicek dan divalidasi.
8.        Analisis mengecek :
a.        No Klinik.
b.        Nama.
c.        Usia.
d.        Tanggal.
e.        Asal Pasien.
f.         Mencocokkan hasil di lembar tulisan tangan dengan hasil di komputer.
9.        Analis membubuhkan tanda tangan pada lembar hasil sebagai validasi.








PEMERIKSAAN LABORATORIUM PASIEN LUAR
RUMAH SAKIT

No Dokumen

No. Revisi
01
Halaman
1/2



Tanggal Terbit
Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

PENGERTIAN
Tata cara penerimaan pengajuan permintaan pemeriksaan dari pasien
luar Rumah Sakit.


TUJUAN
1.        Pelayanan pasien luar RS dapat dilakukan dengan lancar.
2.        Untuk mengetahui jenis dan biaya pemeriksaan laboratorium.
3.        Pemeriksaan dapat dilakukan sesui dengan permintaan yang ada.

KEBIJAKAN
Berdasarkan Kebijakan Direktur RS. Langit golden medika tentang   Pelayanan
Laboratorium.















PROSEDUR
1.        Petugas   laborat   menerima    formulir    permintaan   pemeriksaan
laboratorium yang telah terisi lengkap meliputi :
a.        Identitas pasien (nama, umur, jenis kelamin, alamat).
b.        Nama dokter pengirim.
c.        Keterangan klinis.
d.        Tanggal dan jam pengambilan spesimen.
e.        Tanggal dan jam spesimen diterima.
f.         Jenis spesimen yang diambil dan diterima.
g.        Jenis pemeriksaan dan keterangan (cito/biasa, puasa/tidak puasa) yang diminta.
2.        Petugas phlebotomi menanyakan persiapan pasien.
3.        Petugas administrasi menghitung biaya pemeriksaan sesuai dengan permintaan.
4.        Petugas administrasi menyerahkan kuitansi pembayaran.
5.        Pasien membayar ke kasir.
6.        Petugas administrasi menerima bukti pembayaran / kuitansi lunas.
7.        Petugas phlebotomi mengambil sampel pasien.
8.        Analis menganalisa pemeriksaan laboratorium yang diminta.
9.        Hasil laboratorium yang sudah selesai diserahkan kepada pasien denngan menunjukkan bukti lunas.
10.     Petugas adminitrasi melakukan pencatatan pada buku register, meliputi :
a.        Identifikasi lain (nama pasien, umur, jenis kelamin, alamat).
b.        Nama dokter.
c.        Tanggal dan jam spesimen diambil.
d.        Tanggal dan jam spesimen diterima.
e.        Tanggal dan jam spesimen diperiksa oleh siapa.
f.         Keadaan tiap spesimen yang tidak memenuhi syarat.
g.        Jenis pemeriksaan yang diminta.
h.        Jenis spesimen yang diambil dan diterima.

UNIT TERKAIT
Instalasi Rawat Inap, Instalasi Gawat Darurat Dan Instalasi Rawat Jalan.








PENYERAHAN HASIL PEMERIKSAAN LABORAT
RUJUKAN

No Dokumen

No. Revisi
0
Halaman
1/1



Tanggal Terbit

Ditetapkan oleh,
Direktur



Sekta Desimaya, SE.Akt

STANDAR PROSEDUR
OPERASIONAL

PENGERTIAN
Penyerahan hasil laborat adalah tata cara penyerahan hasil pemeriksaan
laborat rujukan kepada petugas Medical Record.

TUJUAN
Agar hasil laborat dapat diserahkan kepada petugas Medical  Record
dengan cepat, cermat dan benar.


KEBIJAKAN
Surat      Keputusan      Direktur      RS.        Langit golden medika                No.
02/01/VIII/SK_DIR_Keb/     2012  Tentang   Kebijakan   Pelayanan Instalasi Laboratorium.








PROSEDUR
1.       Setiap lembar hasil laboratorium rujukan yang akan   diserahkan
kepada petugas medical record dibaca dan dicocokkan pada buku register  pasien rujukan.
2.       Sebelum menyerahkan lembar hasil pemeriksaan laboratorium rujukan cocokkan lebih dahulu nomor klinik dan parameter yang diminta yang ada pada buku register pasien rujukan dengan lembar hasil pemeriksaan laboratorium yang dirujuk.
3.       Sebelum lembar hasil pemeriksaan laboratorium rujukan diserahkan kepada petugas medical record, lembar hasil pemeriksaan rujukan tersebut difotokopi terlebih dahulu kemudian dimasukkan pada map dokumentasi hasil laboratorium rujukan.
4.       Selanjutnya lembar hasil laboratorium diserahkan kepada petugas medical record.
5.       Petugas yang mengantar lembar hasil laboratorium rujukan adalah petugas yang dinas pagi.
6.       Petugas laborat membawa buku ekspedisi yang harus ditandatangani oleh petugas medical record yang menerima hasil laborat.

UNIT TERKAIT
Instalasi Laboratorium.
Bagian Rekam Medis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar